Penanaman PendidikanKarakter Religius Melalui Seni Karawitan di SDN 4 Krebet Jambon Ponorogo

  • Novia Dwi Nurcahyaningtias Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo
  • Sriana Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Keywords: Penanaman, Karakter Religius, Seni Karawitan

Abstract

Pendidikan karakter religius merupakan pendidikan dengan mengedepankan pembentukan karakter pada anak tanpa mengesampingkan pendidikan formal  anak tersebut.  SDN 4 Krebet mengembangkan dan nguri-uri seni karawitan bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanaman dan seluruhakibat atau dampak dari penanaman karakter religius melalui seni karawitan itu sendiri.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Teknik yang digunakan adalah teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik dokumentasi, wawancara, dan observasi. analisis datanya menggunakan penyajian data, verifikasi kesimpulan, dan reduksi data.  Selain itu, keabsahan data dilakukan dengan perpanjangan, meningkatkan kecermatan dalam penelitian, perpanjangan pengamatan, dan triangulasi. Hasil penelitian pada penelitian ini menunjukkan adanya nilai-nilai religius yang terkandung dalam seni karawitan yang dapat membentuk karakter yang religius pada siswa itu sendiri. Penanaman karakter religius di SDN 4 Krebet Jambon ini ditanamkan melalui tembang-tembang (gendhing) atau lagu, pemakaian seragam yang tertutup pada saat bermain karawitan, penyampaian materi (sejarah alat musik dan lagu) dari zaman walisongo, dan pembiasaan bahasa krama ketika bermain karawitan.Dari penanaman seni karawitan diatas siswa menjadi terbiasa menyanyikan lagu yang islami dengan menjiwai sepenuh hati, terbiasa berpakaian tertutup atau pakaian muslim, mengetahui sejarah berbagai alat musik dan tembang dalam seni karawitan, serta terbiasa berbahasa krama ketika bercakap-cakap dalam kehidupan sehari-hari. Karakter religus melalui seni karawitan ini terinspirasi dari perjuangan para walisongo yang menyebarkan agama islam melalui kesenian tanah jawa yang digemari masyarakat. Selain dapat membentuk karakter siswa yang religius, seni karawitan juga dapat menumbuhkan rasa cinta budaya dan cinta tanah air.

References

Arikunto, S. (2005). Manajemen Penelitian. Rineka Cipta.
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.
Dwi Nurcahyaningtias, N., & Khoirun Niza, N. (2024). STRATEGI PEMBELAJARAN BILINGUALISME DI PONDOK PESANTREN “WALI SONGO” NGABAR PONOROGO. MAHIRA: Journal of Arabic Studies, 4(1). https://doi.org/10.55380/mahira.v4i1.920
Harjono. (2004). Seni Pertunjukan Masa Jawa Kuno. Penerbit Pustaka.
Ikrar, Y. (2013). Metode Penelitian Kualitatif. PT Rosdakarya.
Liliweri, A. (2001). Gara-gara Komunikasi Antar Bangsa. Pustaka Pelajar Offset.
Prabowo, D. (2017). Karawitan dan Peranannya dalam Kebudayaan Jawa. Suryakencana.
Published
2024-12-31
Section
Articles