INTEGRASI PERMAINAN TRADISIONAL PERSPEKTIF KI HADJAR DEWANTARA PADA PEMBELAJARAN SAINS
Abstract
Tulisan ini hendak mengintegrasikan permainan tradisional perspektif Ki Hadjar Dewantara pada pembelajaran sains. Permainan tradisional menurut Ki Hadjar Dewantara adalah pendidikan ideal untuk anak. Melalui permainan, anak akan mampu mengembangkan aspek kognisi, afeksi dan psikomotorinya. Proses kontruksi pengetahuan alami dalam permainan tradisional menggunakan pendekatan etnosains. Metodologi dalam kajian ini menggunakan studi pustaka atau studi literatur yang dilakukan dengan menggali dan mengkaji berbagai teori dan praksis melalui penelusuran literatur dari buku-buku, penelitian-penelitian, jurnal ilmiah dan berbagai data dan fakta dalam bentuk teks. Hasil kajian ini adalah bahwa pengetahuan sains alami pada permainan tradisional dapat digali dan dikontruksi dengan menggunakan pendekatan etnosains. Pendekatan etnosains dimaksudkan untuk melihat dan mengungkap prinsip-prinsip yang penting dari aktifitas permainan tradisional anak yang sebelumnya tidak diketahui fungsi ilmiah yang sebenarnya. Integrasi permainan tradisional dalam pendidikan sains dapat diupayakan melalui pemuatan nilai-nilai sains yang terkandung dalam permainan tradisional ke dalam pembelajaran sains. Proses integrasi pengetahuan sains alami dalam permainan tradisional dapat dilakukan pertama, melalui pemberian materi permainan tradisional kepada anak didik. Kedua, permainan tradisional digunakan sebagai metode penyampaian materi sains.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


