Implikasi Ziswaf terhadap Perilaku Konsumsi dan Investasi
DOI:
https://doi.org/10.55380/tasyri.v6i02.774Abstract
Potensi dana ziswaf di Indonesia terbilang sangat besar, melalui laporan BAZNAS potensi yang dimiliki Indonesia mencapai Rp327 triliun yang mana dana tersebut bisa akan terus berkembang apabila pihak pengelola optimal dalam pengumpulan dana dari muzakki dan menerapkan wajib zakat bagi umat Muslim. Dana ziswaf yang disalurkan akan bermanfaat bagi para penerimanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Hal ini lah yang menjadikan ziswaf mempunyai nilai dan peran yang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Berdasarkan hal tersebut, penulis membuat artikel ini dengan tujuan untuk mengkaji lebih dalam tentang implikasi dana ziswaf terhadap perilaku konsumsi dan investasi. Sehingga nantinya dana ziswaf yang terkumpul bisa diberikan kepada mustahik dan bisa di kembangkan terutama dalam prekonomian ditingkat mikro. Metode yang kami gunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka (library research) yaitu metode dengan pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan dengan potensi yang dimiliki, perilaku konsumsi dan investasi yang ada pada masyarakat saat ini dapat mendukung keberlangsungan pengelolaan dana ziswaf. Namun, dengan adanya tantangan dari berbagai sisi, baik pihak pengelola maupun pemerintah harus bekerja sama untuk tetap mengoptimalkan kinerja penyaluran dan pendistribusian dana tersebut.




