Meningkatkan Keaktifan Peserta Didik dalam Pelajaran Fikih melalui Model Collaborative Learning di MTs Walisongo Ngabar Putri Ponorogo

Authors

  • Wardatul Ummah Rida Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ponorogo

DOI:

https://doi.org/10.55380/ngabari.v16i2.1065

Keywords:

Collaborative Learning, Fikih, Keaktifan Belajar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model collaborative learning dalam meningkatkan keaktifan dan pemahaman peserta didik dalam pembelajaran fikih di MTs Walisongo Ngabar Putri Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan Pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental design). Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest control group design, di mana terdapat kelompok eksperimen yang menerapkan model collaborative learning dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. observasi, wawancara, dan analisis hasil tes sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran ini. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam berbagai aspek, seperti partisipasi siswa (40%), motivasi belajar (35%), pemahaman materi (20%), keterampilan sosial (25%), keberanian berpendapat (30%), dan kemampuan berpikir kritis (30%). Selain itu, suasana kelas menjadi lebih dinamis dan interaktif, serta peserta didik lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapatnya. Meskipun terdapat tantangan dalam penerapannya, collaborative learning terbukti menjadi metode yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran fikih. Model ini dapat menjadi solusi inovatif bagi lembaga pendidikan Islam dalam mengembangkan keterampilan akademik dan sosial peserta didik.

Downloads

Published

2026-01-20

Issue

Section

Articles